Saturday, January 24, 2009

Best Quote

Disini nasehat2 terbaik yang pernah saya dengar, baca, lihat dari berbagai sumber yang beberapa diantaranya menjadi pedoman dalam menjalani hidup saya. Kebanyakan didapat dari buku-buku yang saya baca.

Perlakukan orang lain sebagaimana anda ingin di perlakukan

oleh : J. Roger Friedman : President Lebhar Friedman, Inc.

Itu adalah hal yang mendasar dan umum, tapi tidak semua orang menyadarinya dan bisa melakukannya, terkadang banyak orang lupa akan bagaimana cara bersikap setelah dia merasa di atas. jika kamu tidak ingin dipukul, janganlah memukul orang. Jika kamu ingin disukai oleh orang lain, berbuat baiklah terhadap orang lain. Itu adalah awalnya.

Illegitimi Non Carborundum (Don’t Let The Bastard Grind You down)

oleh : Marilyn Carlson Nelson : Chairman & CEO Carlson Companies.

Jangan biarkan bajingan itu menghancurkan mu. Jika kamu sedang mengalami masalah, dan kamu berada di pihak yang benar, tetaplah melawan semampu kamu, tunjukan bahwa kamu bisa melakukan perlawanan bahkan memukul jatuh balik. Tunjukan dengan cara yang lebih profesional dan dewasa, dan berusahalah menjadi pemenang.

Pengalaman Adalah Guru Terbaik

oleh : Earl G. Graves, Sr. : Chairman & CEO Earl G. Graves Limited dan Penerbit Majalah Black Enterprise

Pepatah lain mengatakan pengalaman mahal harganya, itu benar, saya sendiri beberapa kali mengalaminya. Contoh simplenya : jika kamu ingin mempunyai pengalaman berkeliling dunia, berapa biaya yang harus keluarkan? itu hanya contoh dilihat dari segi materi, beberapa hal terkadang tidak hanya berdasarkan materi, tapi dari pahitnya hidup. Seperti yang sempat saya alami beberapa waktu yang lalu.

Thursday, January 22, 2009

Harga sebuah kejujuran? kebahagiaan!

Hari ini saya sedikit lebih senang dari biasanya, kenapa? selain hari ini hari sabtu dimana setiap sore jam 4 - 6 saya melakukan olahraga favorit saya yaitu futsal. hari ini juga saya melakukan sebuah kejujuran yang pada menit-menit sebelumnya sempat berpikir untuk berlaku curang.

Rencananya jam 20.55 saya akan menonton Happy Feet, film cartoon tentang penguin yang tidak bisa bernyanyi tapi bisa ngedance bersama pacar saya dan adiknya, karena saya tahu hari sabtu biasa penonton rame sekali, saya sudah antri tiket jam 1 selama 45 menit, dan saya membeli memakai BCA side card buy 1 get 1, jadi harga tiket masuk yang seharusnya Rp. 35.000 pertiket, menjadi Rp. 35.000 per 2 tiket, dan itu masuk tagihan credit card langsung, jadi totalnya saya beli 4 tiket seharga Rp. 70.000 *kami hanya ber 3, tapi ada tiket 4.

Pacar saya menjemput adiknya terlebih dahulu, sayangnya dia terjebak macet jadi tidak bisa kembali ke Jakarta tepat waktu, akhirnya saya berencana menjual kembali tiket tersebut di sekitar loket karena saya yakin masih banyak orang yang mengantri. Sebenernya terlintas juga mau nonton sama temen akrab, tapi ngga begitu mood dan rasanya mereka sedang malam mingguan juga sama pasangan masing2, dan karena saya sedikit lelah setelah main futsal, jadilah kepikiran di jual aja. Dugaan saya benar sesampainya disana 20.30 orang masih ramai mengantri tiket, saya melihat-lihat sebentar pengantri, saya mencari orang yang tepat, dalam hal ini, jumlah dan orangnya yang ngga terlalu banyak bertanya-tanya atau malah mencurigai saya nantinya sebagai calo.

Kebetulan ada seorang ibu dengan ketiga anaknya yang baru datang dan sedang melihat-lihat jadwal bioskop, saya yakin mereka akan menonton Happy Feet karena memang meski film itu segala umur, tapi anak-anak yang pasti sangat ingin menontonnya dibanding Eragon, Curse of The Secret Garden atau The Grudge 2.

Saya menghampirinya dan mengatakan “Selamat malam ibu, maaf menggangu” wanita itu saya panggil ibu karena dia memakai jilbab, dari dandanannya dia orang yang cukup berada karena hp yang di pegangnya N73, lalu anaknya cewe yang paling besar memakai HP N70, dan ibu itu memegang tas Guess, dan sedikit saya lihat blink2 di bagian leher dan tangan.

Wanita itu tersenyum “ya ada apa?” “Ibu pasti mau menonton Happy Feet yah bersama anak-anak, saya ada tiket 4 dan saya tidak jadi menonton karena teman-teman saya berhalangan hadir terkena macet, saya mau menjualnya” saya to the point menjelaskan maksud saya, ibu itu tersenyum dan bertanya “untuk hari ini? jam berapa? kursinya dimana?” “ya untuk hari ini, sebentar lagi jam 20.55, dan kursi di tengah baris E, saya mengantri tadi siang” jawab saya.

Dia sempat sedikit ragu, dan dia melihat anaknya yang masih mengantri di paling belakang kira2 ada 30 an orang lagi baru sampai depan, dan bisa dipastikan saat itu tiket sudah terjual habis, meskipun midnight, tapi saya juga yakin mereka tidak akan menonton midnite karena 3 anak-anak itu tidak akan kuat menonton pertunjukan yang mulainya saja jam 23.45m jadi saya memastikannya “Ibu, kalo ibu mau mengantri, saya yakin tiket sudah terjual habis, atau mungkin ibu mau coba membeli cash dulu disana yang antriannya sedikit?” untuk pembelian cash harga pertiket adalah Rp. 35.000, maka ibu itu harus mengeluarkan uang minimal Rp. 140.000 jika ber 4, itu artinya suaminya tidak ikut. atau Rp. 175.000 jika ber 5 dengan suaminya.

“tunggu sebentar ya dek, saya telepon suami saya dulu” katanya sembari memencet hpnya, namun karena di dalam 21 tidak ada sinyal dia minta ijin keluar, dan saya menunggu di sana sembari melihat-lihat pengantri lain, jika ibu ini tidak jadi, dan saya hanya mempunyai waktu 10 menit lagi sebelum pukul 20.55. Ngga lama kemudian ibu itu datang lagi dan mengatakan “ok, saya mau deh” sambil membuka dompetnya.

“berapa semuanya?” saat itu terlintas saya bisa menjualnya minimal seharga 25 ribu pertiket dan saya akan mendapatkan keuntungan, bahkan jika saya menjualnya seharga 35 ribu saya juga sedikit yakin ibu itu akan mau, karena anak-anaknya yang sangat ingin menonton, dan soal harga dia tidak akan jadi masalah, “ehm saya membelinya tadi siang menggunakan side card bca, jadi saya hanya membeli seharga 70 ribu untuk 4 tiket ini, ibu bisa membayar senilai 70 ribu saja” “hah? kamu yakin? saya lucky sekali donk, ngga perlu antri dan harga tiketnya murah, dan kenapa kamu jujur sekali?!” sambil mengeluarkan uang 100 ribuan dan menyerahkannya kepada saya, tiket saya berikan ke anaknya yang paling kecil karena dia begitu penasaran, lalu saya mengambil dompet, sayangnya uang saya hanya 50 ribuan semua dan 20 ribu, jadi saya tidak ada kembalian 30 ribu, ibu itu mengeluarkan 50 ribu dan bertanya kepada anaknya agar mengeluarkan 20 ribu, jadi pas. “Saya juga beruntung kok bu, selamat menikmati filmnya” sembari menerima uang dan memasukan dompet saya, lalu saya pergi meninggalkan mereka yang nampaknya akan membeli popcorn dan minuman untuk didalam bioskop.

Saat keluar dari sana, saya tersenyum sendiri dan berpikir, kenapa yah saya tidak mau mengambil keuntungan saat itu? “ah, saya yang beruntung, saya tidak rugi 70 ribu, dan saya bisa berbuat jujur hari ini.” jika saya menjual harga semua tiket itu 140 ribu, saya mungkin malah bisa rugi 70 ribu, karena mereka tidak jadi menonton hari ini, atau mungkin mereka akan bertele-tele dan terjadi tawar menawar, atau mungkin saya akan di sebut calo, karena disana ada penjaga yang berdiri tepat di bagian cash only, dan tiket itu akan hangus karena waktunya sudah expired, dan saya akan merasa bersalah karena menipu 70 ribu dan saya masih percaya dosa dan karma :) semoga saya, anda, kita semua bisa berbuat jujur untuk kebaikan bersama.

Wednesday, January 21, 2009

Hemat pangkal kaya!

Ada temen yang lagi pusing sama tagihan credit cardnya, pemakaianya over sampai dia cuman bisa bayar bunganya… terus dia juga bilang, dulu gaji 1 juta berasa kurang, naik 2 juta berasa kurang juga, naik 5 juta juga berasa kurang… kapan puasnya yah?! mungkin hal yang sama sedang anda rasakan?! kalo iya itu tandanya anda kurang berhemat!

Berhemat itu penting lho, ngga cuman lantaran hemat pangkal kaya, tapi berhemat itu membuat kita jadi lebih dewasa dalam beberapa hal seperti misalnya bijaksana dalam mengambil keputusan, sepenuhnya mengontrol diri kita, dan masih banyak efek positif lainnya sampai peduli lingkungan. Berhemat itu membuat kita terbiasa melakukan segala sesuatu secara efisien dan efektif, misalnya berhemat menggunakan listrik = menghemat pengeluaran tagihan listrik = peduli sumber daya listrik, berhemat belanja barang tertier = menabung = memikirkan masa depan yang lebih baik.

Gimana seh caranya biar bisa hemat? berikut tip-tipsnya…

  1. Seandainya tidak/belum diperlukan, jangan membuat kartu kredit, apapun promosinya, apapun banknya, kalau anda belum memerlukan sebaiknya jangan meng-apply, bagaimana kita tahu kita sudah memerlukan kartu kredit atau belum? kalau kita belum bisa menghasilkan / memenuhi kebutuhan sendiri jelas kita belum memerlukan kartu kredit. Kalau kita jarang berpergian keluar kota/keluar negeri sebenernya juga tidak diperlukan karena kita akan jarang menginap di hotel dan melakukan transaksi yang membutuhkan kartu kredit. Jika anda sudah mempunyai kartu kredit, sebisa mungkin jangan selalu dibawa jika anda sadar kartu kredit anda membahayakan keuangan anda.
  2. Selalu ingat maksimal penggunaan kartu kredit perbulan yang ideal adalah 1/5 atau 1/6 dari penghasilan anda. Jika penggunaan kartu kredit anda berlebihan dari 1/5 penghasilan anda, sebaiknya anda mulai berhati-hati dan lebih berhemat.
  3. Prioritaskan membeli kebutuhan pokok terlebih dahulu, seperti kebutuhan sehari-hari dan wajib, cobalah untuk tidak terlalu sering membeli barang yang tidak berguna meskipun murah.
  4. Tahan keinginan untuk membeli saat itu juga, jika sedang ingin membeli barang, cobalah untuk menundanya sebisa mungkin, dengan cara misalnya menunggu waktu diskon yang tepat, menunggu gajian, menunggu model baru, dsb. bisa saja anda berubah pikiran di lain waktu yang artinya anda tidak jadi membeli barang tersebut.
  5. Jangan pernah membeli barang yang benar-benar baru launching, terutama barang-barang elektronik, karena biasanya barang tersebut akan terus turun harganya selama 3 bulan pertama.
  6. Lakukan comparison produk dari segala segi seperti harga, quality, performance, dsb hal itu akan berpengaruh juga seperti point 2.
  7. Jangan pernah membeli barang karena keinginan saja, selalu pertimbangkan apakah barang itu kita butuhkan saat ini dan berguna?! jika iya ingat point no 2,3,4 jika memang sangat berguna baru kita bisa mempertimbangkannya
  8. Jangan selalu membanding2kan barang yang sudah kita miliki dengan orang lain, percayalah bahwa selama yang anda miliki masih bisa berfungsi dengan baik, maka anda tidak membutuhkan barang baru.
  9. Nikmati barang yang anda miliki sekarang / alihkan perhatian anda ke hal lain, misal handphone anda sudah out to date, janganlah berpikir anda harus segera menggantinya, cuek saja dan selalu berpendapat, barang ini saja sudah cukup buat saya.
  10. Jika memang harus membeli baran, usahakan beli sesuai kebutuhan saja, misalnya jika anda hanya memerlukan handphone untuk telepon, sms, dan musik, anda tidak membutuhkan sebuah PDA canggih, atau handphone 3G dengan kamera 3.2 MP, anda bisa memilih handphone yang murah dengan kemampuan musik yang cukup. Atau jika anda ingin mempunyai sebuah laptop untuk memudahkan pekerjaan saja, anda tidak perlu membeli laptop seharga 20 juta keatas, laptop seharga 6 juta sudah cukup untuk browsing, email, dan office application.
  11. Menabung di bank lain beberapa bagian langsung setelah gajian, setelah anda menerima gajian, sebisa mungkin langsung di tabungkan ke bank lain beberapa bagiannya, yang artinya anda membiasakan hanya menggunakan tabungan yang lain untuk keperluan belanja dll, sedangkan tabungan yang 1 nya hanya untuk tabungan murni, seandainya bisa tidak perlu ATM, credit card, dan hal2 lain yang bisa membuat gampang mengurangi jumlah tabungan.
  12. Biasakan hidup hemat dalam segala hal, saat anda menjalani hari2 anda, usahakan untuk selalu tampil low profile, lupakan saja gengsi, social class, dsb jika memang anda belum sangat mapan. Penampilan memang bisa membantu anda, tetapi tidak mutlak, selama anda masih bisa berusaha supaya terlihat rapi, bersih dan sopan, lagipula untuk mendapatkan respect dari orang lain tidak hanya dari penampilan kok, cara bicara, body language, wawasan, pandangan, prestasi dsb lebih berperan.
  13. Manfaatkan Deposito berkala, seandainya anda tidak terlalu crucial keuangannya dalam arti anda tidak mengalami aliran dana yang berubah2 misalnya, anda bisa menggunakan deposite yang artinya bunga bisa lebih besar, dan waktu pengambilan sangat dilimit
  14. Ikutlah asuransi dan investasi yang tepat, dibanding anda menghabiskan uang hanya untuk belanja yang tidak perlu, sebaiknya anda berpikir untuk investasi kecil seperti asuransi jiwa yang digabung dengan investasi dengan premi asuransi mulai dari 100 ribu perbulan sampai beberapa juta, yang hasilnya bisa anda nikmati jika anda terkena musibah, atau setelah beberapa tahun kemudian.
  15. Jika anda bisa memasak, memasaklah, karena memasak jauh lebih murah dibanding makan di luar/restoran.
  16. Catat detil pengeluaran, cara ini sangat efektif, anda mencatat semua detil pengeluaran per hari, misal setiap mala sebelum tidur anda mencatat pengeluaran hari ini, lebih bagus lagi kalau anda buat di excel yang artinya bisa langsung kelihatan jumlahnya, anda bisa ingat berhemat jika pengeluaran sudah mulai membengkak, atau anda bisa mereview pengeluaran2 yang tidak penting jadi di bulan berikutnya anda tidak melakukannya lagi.
  17. Cari tahu cara lain untuk sesuatu hal yang bisa membuat anda lebih berhemat, misalnya anda mempunyai motor dan mobil, biasanya anda pergi ke kantor menggunakan mobil, padahal anda tidak terlalu membutuhkan semua itu karena anda bukan orang yang sering keluar kantor untuk aktivitasnya, atau malah sering keluar kantor tetapi sebenernya pakai motorpun bisa, dan jarak dari anda ke kantor tidak terlalu jauh / <>

Rasanya untuk sementara tips dan triknya segitu dulu, jika ada tambahan akan saya update, mungkin anda bisa menambahkan dari pengalaman pribadi anda?! selamat berhemat, semoga sukses! :)

Friday, January 16, 2009

Intenet = Mesin Uang!

Good morning my friends, tonight when I login at wordpress to write other blog, I found very interest article, what is that? The article discussed aboout how to make money at internet, ofcourse everybody want it, because in my mind / yours using internet it’s very easy, happy or at least not make our body sweated and then the money came?! wow is that true?! really? how it works? hahaha let’s discuss it.

Ini adalah salah satu article yang saya baca diambil dari : http://webworkerdaily.com/2007/02/22/10-new-ways-to-make-money-online/

——————–

So you want to ditch your corporate cubicle and join the ranks of web workers? But you have a mortgage, maybe a dependent or two, and a taste for Venti Mochas from Starbucks? You can make money in the new economy, though it might not be as easy or cushy as keeping your old economy job.

I’m not talking about advertising or affiliate marketing or selling your junk on eBay. Those are so last millennium! I’m talking about the new new economy.

1. Offer your professional expertise in an online marketplace.These days, you can do more than just sell your old books via Amazon and your old Coach handbags via eBay—now you can sell your professional capabilities in a marketplace. No longer are you limited to looking for a permanent or contract job on Web 1.0 style job sites like Monster or CareerBuilder. The new breed of freelancing and project-oriented sites let companies needing help describe their projects. Then freelancers and small businesses offer bids or ideas or proposals from which those buyers can choose.

Elance covers everything from programming and writing to consulting and design, while RentACoder focuses on software, natch. If you’re a graphic designer, check out options like Design Outpost or LogoWorks–you don’t have to find the customers, they’ll come to you. Wannabe industry analysts might sign up for TechDirt’s Insight Community, a marketplace for ideas about technology marketing.

2. Sell photos on stock photography sites. If people regularly oooo and aaaaah over your Flickr pics, maybe you’re destined for photographic greatness or maybe just for a few extra dollars. It’s easier than ever to get your photos out in front of the public, which of course means a tremendous amount of competition, but also means it might be an convenient way for you to build up a secondary income stream. Where can you upload and market your photos? Try Fotolia, Dreamstime, Shutterstock, and Big Stock Photo.

3. Blog for pay. Despite the explosion of blogs, it’s hard to find good writers who can turn around a solidly-written post on an interesting topic quickly. GigaOM is always looking for bloggers with great content ideas and solid writing skills. How do you get noticed? Comment and link to blogging network sites. Write blog posts that are polished and not overly personal (although showing some personality is a plus).

4. Or start your own blog network. If you like the business side of things–selling advertising, hiring and managing employees, attracting investors–and have the stomach to go up against the likes of Weblogs, Inc., GigaOmniMedia, b5media, maybe you should make an entire business out of blogs. Don’t make the mistake of thinking you’ll get a lot of time to write yourself though.

5. Provide service and support for open source software. Just because the software is free doesn’t mean you can’t make money on it–just ask Red Hat, a well-known distributor of Linux that sports a market cap of more than four billion dollars. As a solo web worker, you might not want to jump in and compete with big companies offering Linux support, but how about offering support for web content management systems like WordPress or Drupal? After getting comfortable with your own installation, you can pretty easily jump into helping other people set them up and configure them.

6. Online life coaching. Who has time to go meet a personal coach at an office? And don’t the new generation of web workers need to be met by their coaches in the same way that they work: via email, IM, and VoIP? You could, of course, go through some life coaching certification program, but on the web, reputation is more important than credentials. I bet Tony Robbins isn’t certified as a life coach–and no one can argue with his success. For an example of someone building up their profile and business online as a coach, check out Pamela Slim of Ganas Consulting and the Escape from Cubicle Nation blog.

7. Virtually assist other web workers. Freelancers and small businesses desperately need help running their businesses, but they’re not about to hire a secretary to come sit in the family room and answer phone calls. As a virtual assistant, you might do anything from making travel reservations to handling expense reimbursements to paying bills to arranging for a dog sitter. And you do it all from your own home office, interacting with your clients online and by phone. You can make $20 and up an hour doing this sort of work, depending on your expertise.

8. Build services atop Amazon Web Services. Elastic computing on AWS is so cool… and so incredibly primitive right now. Did you know that you can’t even count on your virtual hard drive on EC2 to store your data permanently? That’s why people are making money right now by offering services on top of AWS. Make it easier for people to use Amazon’s scalability web infrastructure like Enomaly has with elasticlive, a scalable web hosting platform built on AWS.

9. Write reviews for pay or perks. If you blog for any length of time on a particular topic–parenting, mobile phones, or PCs, for example–you will likely be approached to do book or product reviews. You can get free stuff this way, but are you selling your soul? Is there any such thing as a free laptop? These are decisions you’ll have to make for yourself, because no one agrees upon what ethical rules apply to bloggers. Even less do people agree on services like PayPerPost that pay you to write reviews on your blog. Check out disclosure rules closely and see whether such a gig would meet your own personal standards or not.

10. Become a virtual gold farmer. A half million Chinese now earn income by acquiring and selling World of Warcraft gold to gamers in other countries. If you’re not a young person living in China, this probably isn’t a viable option for you. But what’s intriguing about it is the opportunity to make real money working in a virtual economy. People are making real-world money in Second Life too.

What other new ways do you know of to make money online?

——————–

Gimana? ada salah satu yang cocok untuk anda? ngga ada? coba check ini : http://www.doshdosh.com/ disitu di jelaskan lebih detils lagi tentang mencari uang lewat internet dengan berbagai cara seperti :

1. Menggunakan Adsense untuk pemilik forum / website yang trafficnya cukup tinggi.

2. Ngeblog = dibayar.

3. Bermain game = dibayar.

4. Browsing = dibayar.

5. Ngepost di forum = dibayar.

6. Bagi2 knowledge = dibayar.

7. Menjual content & image.

dan masih banyak lagi, gampang? ehm gampang atau ngga itu relatif untuk semua orang, tapi satu yang perlu di ingat, untuk mendapatkan sesuatu butuh hard work, skill, motivation and luck! Goodluck and don’t forget to share with us. *maksudnya traktir makan saya kalo sudah berhasil.